PEMISAHAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK DAN SAMPAH KALENG DI SD NEGERI SUDIRMAN 4 MAKASSAR

Makassar, 11 Juli 2025 – Program Studi Teknologi Metalurgi Ekstraksi Fakultas Vokasi-UNHAS melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Pemisahan dan Pengolahan Sampah Plastik dan Sampah Kaleng” di SD Negeri Sudirman 4, pada Kamis (10/7). Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Massar dan diikuti oleh Wali/Orang Tua siswa dan guru pendamping dengan tujuan meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini dan memperkenalkan teknologi sederhana dalam pemilahan serta pengolahan sampah.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa dan dosen menjelaskan secara langsung cara memisahkan sampah plastik, sampah kaleng, dan sampah organik dengan metode 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace). Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan implementasi dari Mata kuliah Pengolahan Limbah yang telah di ajarkan kepada mahasiswa di prodi Teknologi Metalurgi Ekstraksi. Peserta diajak mempraktikkan pemisahan sampah menggunakan kantong terpisah, serta belajar cara membersihkan dan mengumpulkan sampah kaleng agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan kerajinan atau bahan baku daur ulang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan baik dalam mengelola sampah, khususnya plastik dan kaleng, agar dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan,” ujar Ibu Ida Ifdaliah, salah satu dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain itu, siswa juga diperkenalkan bagaimana sampah kaleng dapat dilelehkan dalam skala industri menjadi bahan baku kembali, serta bagaimana plastik dapat dipilah, di cacah dan diolah menjadi ecobrick, biji plastik dan kerajinan sederhana.

Kepala Sekolah SD Negeri Sudirman 4, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini karena sangat membantu sekolah dalam program Adiwiyata dan edukasi lingkungan kepada siswa. “Anak-anak menjadi lebih semangat untuk memilah sampah setelah mengikuti kegiatan ini, dan kami akan melanjutkan program pemilahan sampah setiap minggu,” ujarnya.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran lingkungan, serta membekali generasi muda dengan pengetahuan mengenai daur ulang untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Scroll to Top